Teknik Merekam Vokal yang Perlu Diperhatikan (Microphone Technique)

Teknik merekam vokal tidak sembarangan. Memahami berbagai fungsi mikrofon dan juga cara merekam vokal menjadi hal penting untuk menghasilkan kualitas vokal yang profesional. Kita masih perlu mempelajari mengenai teknik yang digunakan dalam merekam vokal menggunakan mikrofon. Teknik merekam vokal atau teknik mikrofon ini perlu kita terapkan dalam skala home recording ataupun dalam studio rekaman sebagai vokalis atau sound engineer sekalipun . Keahlian bernyanyi sang vokalis akan semakin bagus ditambah dengan teknik mikrofon yang benar. Berikut adalah teknik mikrofon yang perlu digunakan :

Teknik Merekam Vokal dengan Mengatur Jarak Mikrofon

Bernyanyi saat rekaman tidak sama ketika bernyanyi di panggung

Hal ini sangat perlu diperhatikan oleh vokalis ataupun operator. Vokalis harus mampu mengatur jarak dengan mikrofon saat merekam vokal. Ketika suara yang dikeluarkan keras, maka beri jarak terhadap mikrofon. Jarak didekatkan dengan mikrofon ketika suara vokal yang dihasilkan lembut. Operator perlu mengamati dengan teliti yang dilakukan oleh vokalis pada saat bernyanyi. Hasil rekaman vokal akan mudah dikompres dan diedit jika frekuensi suara stabil dan tidak naik turun karen vokalis kurang memahami teknik mikrofon.

Menghindari Popping dan Sibilance

Bernyanyi dengan kontrol yang baik saat merekam vokal

Hal ini sangat mudah dilakukan ketika merekam vokal dengan cara mengatur jarak dan angle (sudut) arah mikrofon terhadap vokal. Dengan ditambah menggunakan pop filter, maka kita akan mampu mengurangi adanya efek popping dan sibilance yang sulit dihilangkan saat editing.

Kendalikan Suara Nafas dan Posisi Mikrofon saat Merekam Vokal

Perhatikan karakteristik mikrofon yang digunakan dan juga posisinya (contoh jika menggunakan dua buah mikrofon)

Mengatur nafas saat merekam vokal perlu diperhatikan. Saat menghembuskan nafas dan menghirup, jangan sampai tepat didepan mikrofon. Arahkan hembusan atau saat menghirup pada posisi ke samping mikrofon atau ke samping wajah (kanan atau kiri). Hembusan nafas yang tepat didepan diafragma mikrofon akan memberikan efek noise yang mengganggu hasil rekaman. Posisi mikrofon juga perlu diperhatikan sesuai dengan karakteristik mikrofon. Diafragma mikrofon kondenser maupun dynamic memiliki karaktersitik dan sensitivitas yang perlu disesuaikan posisinya.

Perhatikan Gain yang Masuk saat Merekam Vokal

Bernyanyilah dengan power dan jarak yang stabil

Utamakan waveform yang kita dapatkan saat merekam tidak terdapat peak. Jika terjadi peak, sangat wajib hukumnya untuk re-take atau merekam kembali vokal yang telah direkam. Hal ini perlu ketelitian dan tidak perlu terburu-buru. Jika ingin lebih aman, lebih baik ketika merekam vokal kita membuat beberapa channel untuk vokal (bisa 3 sampai 5 channel) jika memang vokalis mampu bernyanyi dengan baik akan sangat mudah untuk mengulangnya dan kemudian tinggal edit dan sortir hasil vokal yang terbaik. Namun jika vokalis memang belum matang dalam bernyanyi (banyak nada yang fals atau kurang powerfull) kita perlu memilih yang terbaik dan tidak bisa memaksa untuk selesai dengan cepat.

Hasil dari teknik merekam vokal yang bagus bukan karena hasil editing dan alat yang maksimal. Tapi ada pada pentingnya teknik mikrofon yang dilakukan vokalis dan juga operator yang teliti. Performa vokalis juga sangat menentukan. Ada beberapa tips penting dalam mengedit untuk menghasilkan teknik merekam vokal menjadi lebih maksimal. Tips ini setidaknya mampu mengatasi beberapa problem yang dihasilkan meski semuanya sudah teratur dengan baik.

  1. Gunakan efek “Auto-tune“, untuk mengamati nada yang meleset kemudian kita perbaiki lagi.
  2. Gunakan setingan equalizer “High Pass Filter“, untuk dapat mendengar jelas suara popping yang muncul dan kemudian kita perbaiki.
  3. Gunakan plug-in “Compressor“, untuk melihat kestabilan gain suara vokal yang dihasilkan. Jika dengna compressor masih tidak stabil, maka lakukanlah rekaman vokal kembali.
  4. Gunakan plug-in “De-Esser“, untuk mengurangi tingkat sibilance yang dihasilkan, tapi jika dirasa masih terlalu terdengar, maka perlu dilakukan merekam vokal kembali.

Cukup sekian untuk teknik merekam vokal dan hal-hal yang perlu diperhatikan. Hasil yang baik dari teknik mikrofon yang maksmal akan menunjang hasil akhir ditambah dengan ketelitian operator dalam merekam vokal.