Dasar Home Recording (2) : kabel untuk rekaman

Untuk melanjutkan pembahasan menganai dasar home recording, kali ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis koneksi kabel pada saat rekaman. Mungkin saja sbat piano tidak merasa hal ini menjadi penting, namun sesekali kita pernah melihat beberapa sobat musisi fxpiano yang kurang memahami jenis kabel yang digunakan hingga menggunakan berbagai macam istilah yang pada akhirnya semua orang akan menyebutnya jack gitar atau jack mic. Ketika kita akn memulai menekuni dunia home recording, kita memerlukan dasar terkait peralatan yang akan kita gunakan dan prinsipnya juga, sehingga akan meminimalisir permasalahan teknis apabila terdapat kendala.

Untuk dapat mendapatkan sinyal yang bersih dan tidak terdapat noise yang mengganggu saat merekam berbagai macam instrumen seperti gitar, bass atau dari microphone, kita perlu memilih jenis kabel yang tepat. Mulai dari jenis konektor, bahan kabel, hingga proses pembuatan satu set kabel yang baik. Disini kita akan membahas kabel untuk keperluan input dan output saat rekaman.

Konektor Analog 1/4-inci (6.35mm) yang umum untuk home recording

Dalam dasar home recording, konektor kabel dengan ukuran 1/4 inci merupakan konektor audio yang paling umum digunakan yang biasa disebut dengan jack. Perlu kita pahami bahwa tidak semua yang disebut dengan kabel jack adalah sama. Kita perlu pahami ada berbagai macam jack seperti dibawah ini.

Kabel Mono / TS (Tip-Sleeve) 1/4 inci (6,35 mm) untuk home recording

Kabel Instrument 1/4 inci Mono untuk input atau output dalam home recording

Ini merupakan jenis kabel yang paling sering digunakan untuk input gitar atau instrumen. Karakter konektor ini bersifat mono, kita tidak dapat menggunakan untuk input channel setero dengan menggunakan kabel ini. Periksa dengan teliti ketika akan membeli kabel jack ini, kebanyakan memang sudah memiliki karakter yang low noise level, namun akan lebih baik jika kita periksa kembali dengan teliti. Jika kita akan menghubungkan amplifier dengan speaker, maka perlu kita pastikan bahwa konektor memang digunakan sebagai kabel untuk speaker.

Kabel Setereo / TRS (Tip-Ring-Sleeve) 1/4 inci (6,35 mm) untuk home recording

Kabel Instrument 1/4 inci Setereo untuk input atau output dalam home recording

Kabel TRS stereo terlihat hampir identik dengan kabel TS, tetapi colokan 1/4″ ini memiliki 3 titik kontak (Tip, Ring dan Sleeve) dipisahkan oleh 2 pembagi plastik. Kabel ini sering digunakan untuk mendapatkan sinyal untuk channel setereo.

Kabel XLR

Kabel XLR biasa digunakan untuk merekam vokal pada home recording

Konektor XLR digunakan untuk mikrofon dan juga beberapa koneksi channel yang biasa dipakai pada mixer. Kabel XLR memiliki sinyal yang seimbang sehingga menghasilkan level noise yang sangat minimal. Kabel mic XLR kadang-kadang juga disebut kabel low-Z karena membawa sinyal impedansi rendah. Kabel XLR bisa sangat panjang tanpa gangguan noise, karena memiliki karakter sinyal audio yang seimbang (balance).

Kabel RCA

Kabel RCA biasa digunakan sebagai output dari beebrapa soundcard atau mixer ke speaker

Kabel RCA, kadang-kadang disebut sebagai colokan phono, atau kabel telepon, umum pada stereo rumah dan banyak perlengkapan audio semi-pro. Fungsinya sangat mirip kabel TS, dengan satu konektor dan satu ground. Kabel RCA adalah kabel yang tidak seimbang (Unbalance). Warna merah pada kabel RCA menunjukan channel kanan (right), warna putih menunjukan channel kiri (Left).