Dasar Home Recording (1) : Audio Analog vs Digital

Kali ini FXpiano mencoba untuk membahas mengenai seputar dasar home recording namun akan dikemas dalam bentuk serial artikel berkelanjutan. Dasar home recording akan dibahas mulai dari dasar hal-hal yang kecil hingga secara teknis.

Dasar home recording di series pertama ini akan membahas seputar pengetahuan mengenai Audio Analog dengan Audio Digital. Banyak yang mungkin belum pernah memahami kedua istilah dasar audio pada dunia home recording.

Apa hubungan dasar home recording dengan audio analog vs digital ?

Ilustrasi perbedaan sinyal analog dengan sinyal digital

Apa perbedaan dari sinyal audio analog dengan audio digital ? kita akan mulai membahas dari kabel analog yang kita gunakan saat memulai home recording. Dalam dunia home recording, kita akan memerlukan kabel analog yang akan kita gunakan sebagai media untuk menghubungkan instrumen yang kita gunakan dengan soundcard yang akhirnya akan muncul di DAW. Kabel analog akan mengubah informasi instrument melalui bahan elektrik, dan kabel digital akan bekerja dengan mengubah informasi melalui kode biner. Situasi yang terjadi pada saat home recording adalah dimana kita akan mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital yang kemudian akan kita proses dalam DAW dan akhirnya akan diproduksi menjadi sebuah track atau lagu. Dalam mengubah sinyal analog menjadi digital dalam dasar home recording, kita akan berkutik dengan istilah level dimana akan ada berbagai macam jenisnya mulai dari Mic Level, Line Level, hingga Instrument Level.

Perbedaan Mic, Line, dan Instrument Level pada Home Recording

Range level input sesuai sinyal yang akan dihasilkan melalui soundcard sebagai dasar home recording
Range level input sesuai sinyal yang akan dihasilkan melalui soundcard

Mic Level merupakan level sinyal terendah yang dibawa melalui kabel XLR. Mic level membutuhkan preamp untuk mengangkat mic level menjadi line level. Biasanya kita akan menggunakan kabel XLR untuk menggunakan microphone pada soundcard atau mixer. Soundcard dan mixer selalu menjadi satu dengan mic input dan sudah memiliki preamp sehingga kita tidak perlu menambahkan alat tambahan untuk hal ini terkait home recording.

Line Level merupakan sinyal level tertinggi yang dibawa melalui kabel TRS. Ini merupakan standar dalam dasar home recording terkait sinyal non instrumen (membutuhkan preamp atau prosesor) seperti menggunakan seperti menggunakan synth, keyboard, dan instrumen lainnya. Line level selalu digunakan untuk menerima sinyal yang memiliki keseimbangan line level.

Instrument Level merupakan sinyal yang paling variabel yang dibawa dengan konseksi TS. Kita akan membutuhkan preamp untuk mencapai line level. Ini biasa digunakan untuk instrument seperti gitar atau bass saat melakukan home recording.

Pentingnya saat memilih pengaturan preamp pada soundcard

Skema preamp pada saat home recording dengan menggunakan preamp soundcar
Skema preamp dengan menggunakan preamp soundcard

Kebanyakan soundcard memiliki pengaturan dimana kita dapat memilih input preamp yang akan kita gunakan. Jangan sampai kita menggunakannya dengan keliru saat melakukan home recording. Misalnya, mic level yang memiliki karakter level lebih rendah dari sinyal line level. Kita malah menggunakan input yang seharunya pada line level namun kita gunkan pengaturan preamp pada soundcard dengan mic level. Ini akan membuat soundcard atau mixer yang kita gunakan akan menimbulkan input yang oveloaded yang berarti akan menimbulkan distorsi. Maka sangat penting kita menggunakan pengaturan pada pream sebagai dasar saat melakukan home recording supaya tidak menimbulkan hasil level sinyal yang kurang maksimal.